• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words.

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words.

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words.

Senin, 22 Oktober 2018

CARA MEMPERTAHANKAN NUTRISI PADA SAYURAN YANG DIMASAK

Haiiiii kembali lagi dengan postingan saya, kali ini saya mau memposting tentang sayuran juga nih seperti miggu lalu. Tetapi kali ini saya akan memposting tentang bagaimana mengolah sayuran agar gizinya tidak hilang. kebanyakan dari kalian pasti ada yang belum paham tentang pengolahan sayuran. Mungkin ada yang berfikir "ah direbus yang lama nanti juga bakalan matang", eits tidak semua sayuran bisa direbus lama lho, bahkan merebus lama itu bisa meurunkan bahkan menghilangkan kadar gizi nya. Mari kita simak artikel berikut.

Bagaimana cara memasak sayuran agar nutrisinya tidak hilang?

Terdapat banyak cara dalam memasak sayuran, mulai dari perebusan, pengukusan, sampai menumis sayuran dengan sedikit minyak. Masing-masing metode memasak ini tentu memiliki efek yang berbeda-beda terhadap sayuran.
Beberapa tips memasak agar nutrisi dalam sayuran tidak hilang, yaitu:

1. Cuci sayuran dengan air mengalir, jangan direndam

Sebelum memasak sayuran, Anda perlu mencucinya terlebih dahulu. Mencuci sayuran berguna untuk menghilangkan bakteri, kuman, maupun pestisida yang menempel pada sayuran. Cuci sayuran pada air mengalir dan jangan pernah mencoba untuk merendamnya. Merendam sayuran hanya akan membuat kandungan nutrisinya hilang, seperti vitamin C. Perlu diketahui bahwa vitamin C sangat rentan terhadap panas, air, dan udara.

2. Potong sayuran dalam bentuk besar-besar

Untuk sayuran yang banyak mengandung vitamin larut air, seperti vitamin C, potonglah sayuran dalam bentuk besar atau Anda juga bisa memasaknya dalam bentuk yang utuh. Hal ini berfungsi agar tidak banyak kandungan nutrisi yang hilang selama proses pemasakan. Semakin kecil potongan sayuran, semakin banyak nutrisi yang dapat hilang saat proses pemasakan.
Jika Anda ingin mendapatkan potongan sayuran yang lebih kecil, Anda dapat memotongnya lagi setelah selesai dimasak. Sebagai contoh, Anda dapat merebus kentang utuh dengan kulitnya, kulit kentang juga mengandung nutrisi yang banyak sehingga sayang untuk dibuang. Kemudian, setelah selesai direbus, Anda dapat memotong kentang menjadi bagian yang lebih kecil agar mudah untuk dimakan.

3. Jaga waktu, suhu, dan air saat memasak

Pada saat memasak, sebaiknya Anda perhatikan waktu, suhu, dan juga jumlah air minimum yang digunakan untuk memasak. Waktu masak yang terlalu lama, suhu yang terlalu tinggi, dan jumlah cairan yang terlalu banyak dapat membuat semakin banyak nutrisi yang hilang pada sayuran. Semakin sedikit air yang dipakai untuk memasak, semakin banyak nutrisi yang dapat dipertahankan, terutama untuk sayuran yang mengandung vitamin larut air.
Oleh karena itu, disarankan untuk memasak sayuran, terutama yang mengandung vitamin larut air (seperti vitamin C dan vitamin B)- dengan cara dikukus, cara ini terbukti paling baik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa brokoli yang dimasak dengan cara dikukus dapat mempertahankan kandungan vitamin C-nya hingga 80%, daripada dimasak dengan metode lain.

4. Pilih metode memasak yang sesuai

Dengan menggunakan metode memasak yang tepat, Anda dapat mengurangi jumlah nutrisi yang hilang karena proses pemasakan. Sehingga, Anda tetap mendapatkan nutrisi optimal dalam sayuran yang Anda makan.
  • Mengukus sayuran

Sudah disebutkan di atas bahwa metode memasak dengan cara dikukus adalah metode memasak yang paling baik untuk sayuran, terutama untuk sayuran yang mengandung vitamin larut air. Sayuran yang sebaiknya dikukus adalah brokoli, wortel, kembang kol, kacang hijau, bayam, dan sayuran berdaun hijau lainnya. Mengukus terbukti dapat mempertahankan kandungan nutrisi dari sayuran lebih banyak daripada metode memasak lainnya. Anda bisa menggunakan panci khusus mengukus atau microwave untuk mengukus sayuran.
  • Memanggang sayuran

Anda bisa memanggang sayuran dalam oven atau di atas kompor. Sayuran diberi minyak terlebih dahulu sebelum dipanggang. Pangganglah sayuran sampai berubah warna dan teksturnya menjadi renyah. Memotong sayuran lebih kecil dapat mempersingkat waktu pemanggangan sampai sayuran berubah warna. Sayuran yang bisa dimasak dengan metode ini adalah asparagus, labu, buncis, kacang panjang, wortel, atau bawang bombay.  
  • Menumis sayuran

Menumis dilakukan dengan sedikit minyak. Masakan Anda akan menjadi lebih sehat bila Anda menggunakan minyak zaitun atau minyak kanola untuk memasaknya. Menumis dapat mempertahankan vitamin dan mineral, juga rasa dan warna sayuran. Menumis sangat cocok untuk memasak sayuran, seperti asparagus, baby artichoke, kacang kapri, paprika, bawang, dan jamur.
  • Merebus sayuran

Ini mungkin metode yang paling sering Anda pakai dalam memasak sayuran. Metode ini tergolong mudah dan cepat dilakukan. Jika Anda ingin mempertahankan rasa dan kerenyahan sayuran, Anda bisa menunggu air sampai mendidih baru masukkan sayuran ke dalamnya. Anda bisa menggunakan metode ini untuk merebus kacang, kentang, bit, dan sayuran akar lainnya yang membutuhkan waktu lebih lama untuk matang.
Anda juga bisa menggunakan metode blanching, yaitu merebus sayuran dalam waktu yang cepat pada suhu air yang lebih rendah, sebelum air mendidih. Agar Anda tidak kehilangan vitamin dan mineral yang larut dalam air selama proses perebusan, Anda dapat mengonsumsi air rebusannya tersebut, seperti pada sup.



SUMBER https://hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/cara-memasak-sayuran-agar-nutrisi-tidak-hilang/

Senin, 08 Oktober 2018

SAYURAN ANDA CEPAT BUSUK? INI PENCEGAHANNYA

Assalamualakum teman teman. Pada kesepatan kali ini saya akan sedikit menyalurkan ilmu untuk kalian tentang PEYIMPANAN SAYURAN yang baik dan benar.Karena setiap sayuram mempunyai karakteristik masing masing, maka dalam penyimpanan bahkan penanganan ada caanya sendiri sendiri dan berbeda beda. Langsung saja kita simak cara penyimpanan sayuran yang Insyaallah baik dan benar.

Menyimpan Sayur dan Buah di dalam Kulkas

Bagi Anda yang terbiasa berbelanja dalam sekali waktu, seringkali Anda mengandalkan kulkas untuk menyimpan berbagai bahan makanan termasuk sayur dan buah. Namun, tahukah Anda bahwa sayur dan buah tidak bisa disimpan sembarangan di dalam kulkas. Menyimpan sayur dan kulkas harus memperhatikan beberapa hal, diantaranya:

  • Jangan mencampur sayur dan buah
Mencampur sayur dan buah dalam satu rak kulkas dapat mempercepat proses pembusukan makanan. Hak ini dikarenakan buah biasanya memproduksi gas etilen yang dapat bereaksi sebagai hormon pematang dan mempercepat kelayuan.
Etilen adalah hormon alami tumbuhan dalam bentuk gas yang dapat memicu proses pematangan pada buah. Beberapa sayur dan buah adalah penghasil etilen tinggi dan beberapa lainnya sensitif terhadap etilen. Pengetahuan tentang etilen ini dapat digunakan untuk memperpanjang umur bahan makanan dan dapat juga digunakan untuk mempercepat pematangan.
Bahan makanan yang memproduksi etilen diantaranya: apel, aprikot, alpukat, pisang (matang), blueberry, melon, cranberry, buah ara, bwang bombay hijau, jambu biji, anggur, kiwi, mangga, manggis, nektarin, pepaya, markisa, persik, pir, kesemek, plum, kentang, tomat.
Sedangkan bahan makanan sensitif etilen diantaranya: asparagus, pisang (mentah), blackberry, brokoli, kubis, kol, wortel, kembang kol, lobak, mentimun, terong, bawang putih, kacang hijau, kale, sayuran hijau, daun bawang, selada, bawang merah, petersili, paprika, kacang polong, raspberry, bayam, labu, stroberi, ubi jalar, selada air, semangka.
  • Jangan mencuci sayur dan buah saat akan menyimpannya
Mencuci sayur dan buah sebelum menyimpannya akan membuat sayur dan buah menjadi lembab dan mempercepat tumbuhnya bakteri sehinngga akan cepat membusuk.
  • Tetap berikan udara
Jangan menyimpan sayur dalam keadaan tertutup rapat karena hal ini dapat mempercepat proses pembusukan.
  • Rajinlah membersihkan kulkas
Penting untuk selalu menjaga kebersihan kulkas. Jangan menunggu sampai kotor baru membersihkannya. Jangan sampai bahan makanan yang masih segar tercampur dengan bahan makanan yang telah busuk karena terlalu lama berada di dalam kulkas. Segera buang bahan makanan yang telah busuk agar tidak mencemari bahan makanan lain. Selain itu, pastikan tidak ada cairan menggenang di dalam kulkas agar sayur dan buah tidak cepat membusuk.
  • Jangan mencampur sayur dan buah dengan daging dan produk susu
Hindari mencampur sayur dan buah dengan daging mentah dan produk susu ketika menyimpannya di kulkas. Hal ini untuk mencegah munculnya kontaminasi bakteri pada bahan makanan.

Sayur dan buah yang berbeda, disimpan dengan cara yang berbeda pula. Pada umumnya, sayuran membutuhkan 4 jenis penyimpanan, yaitu:
  • Dingin (32-39°F), penyimpanan lembab
  • Sejuk (40-50°F), penyimpanan lembab
  • Dingin (32-39°F), penyimpanan kering
  • Hangat (50-60°F), penyimpanan kering
Tempat penyimpanan terbaik untuk sayuran adalah pada bagian rak kulkas yang terletak pada bagian paling bawah kulkas. Rak biasanya memiliki kontrol kelembaban khusus sehingga memungkinkan penyimpanan sayur dan buah pada suhu dan kelembaban yang sesuai.
Bahan makanan yang sebaiknya disimpan di tempat dingin dengan penyimpanan lembab, diantaranya:
  • Apel
  • Brokoli
  • Wortel
  • Kol
  • Terong
Bahan makanan yang sebaiknya disimpan di tempat dingin dengan penyimpanan kering, diantaranya:
  • Bawang merah
  • Bawang putih
Bahan makanan yang sebaiknya disimpan di tempat hangat dengan penyimpanan kering, diantaranya:
  • Paprika
  • Labu
  • Ubi

Tetap Segar dengan Air

Menyimpan sayur dan buah dalam kulkas memang dapat menjadi solusi untuk menjaga bahan makanan tetap segar. Cara ini juga dapat mencegah masalah penurunan gizi karena kandungan vitamin dan mineralnya tidak terurai. Beberapa jenis enzim pun tidak aktif ketika diberada pada suhu dingin, sehingga perubahan-perubahan enzimatis akan terhenti.

Simpan di Tempat Sejuk dan Kering

Beberapa bahan makanan tidak harus disimpan di dalam kulkas. Meskipun begitu, mereka harus disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Bahan makanan ini diantaranya:
  • Tomat
  • Pisang
  • Kentang
  • Lemon
  • Jeruk Nipis
Tidak semua sayur dan buah membutuhkan kulkas untuk proses penyimpanannya. Namun, kulkas dapat memperlambat proses pematangan dan membantu bahan makanan ini tetap segar.


Selasa, 25 September 2018

Apasih yang spesial dari BURYAM ini?



ANAK JAJAN 

(JAJAN MAKAN YANG BIKIN KENYANG)


..
Selamat pagi, siang, sore maupun malam buat pera pembaca blog anak jajan (jajan makan yang bikin kenyang). Pada kesempatan ini saya akan me-review makanan yang sangat cocok untuk sarapan pagi.

Mungkin sebagian dari kalian sama seperti aku, suka banget sama makanan yang satu ini, atau mungkin malah ada yang tidak suka karena teksturnya yang lembek, tekstur lembek? iyaaa, tekstur lembek, ber-topping kacang tanah sangrai, ayam suwir, daun bawang, kedelai sangrai, bawang goreng, kerupuk dan bahkan ada juga suwiran cakwe.

Mungkin kalian sudah bisa nebak ya makanan apa yang sudah saya jajan-kan pada pagi ini? nah betul sekali, BUBUR AYAM yang khas dengan tekstur yang lembek ( yaiya lah namanya juga BUBUR, kalo nggak lembek ya namanya NASI haha ).

Oke kembali ke topik, pagi ini saya jajan makan yang bikin kenyang (bubur ayam) di depan SMA GODEAN, abang abang bubur ayamnya memang seperti abang abang bubur ayam biasanya, tapi mungkin buat kalian yang suka mengamati rasa bubur ayam, kalian bakalan nemuin perbedaannya, yaitu gurihnya beda, topping nya agak sedikit lebih banyak hehe Seperti dibawah ini nih gambarnyaaa..


Untuk sajiannya sih memang standart bubur ayam seperti biasanya, untuk harganya terjangkau banget cuman 7000 (dapet air minum juga haha)alat penyajiannya juga sangat cocok disajikan dengan mangkuk.

Kebersihan tempat sih menurut saya sangat bersih karena mejanya kan warna putih, tidak ada noda bisa dikatakan bersih lah ya? grobak abangnya juga enggak kotor kok :)

Abangnya ngracik juga pakai sendok, jadi dijamin higienis (walaupun enggak 100% sih) hehe maap ya bang, tapi rasanya gurih gurih nyoii alias gurih bangett dan enak, topping nya juga banyak alias enggak sedikit (tapi kok krupuknya sedikit sih bang? haha)

Bubur ayam cocok banget untuk sarapan, apalagi pas lagi anget anget dimakan dalam keadaan perut kosong uumm nikmat banget.

Demikian re-view saya kali ini, terimakasih sudah berkunjung di blog saya.
Nantikan re-view jajan lainnya di blog ini yaa. Ingat! ANAK JAJAN, jajan makan yang bikin kenyang. See u !